Staf Ahli Gubernur Buka Rakor Tim Jejaring Keamanan Pangan

PANGKALPINANG - Staf Ahli Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Toni Batubara, mewakili Gubernur Babel Erzaldi Rosman, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah Provinsi Babel, yang diselenggarakan di Hotel Bangka City, Pangkalpinang, Selasa (25/6/2019).

Rakor sehari itu, diikuti Kepala Dinas Pangan, Ahmad Damiri dan para anggota Tim Jejaring Keamanan Pangan Babel, dan instansi terkait lainnya.

Dalam arahannya yang dibacakan Staf Ahli Toni Batubara, Gubernur Erzaldi mengatakan, dalam rangka memenuhi kewajiban penjaminan pangan, khususnya pangan segar yang aman untuk dikonsumsi masyarakat, pemerintah telah menerbitkan serangkaian peraturan perundang-perundangan tentang pangan, antara lain Undang - Undang Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan.

Kewenangan dalam penanganan keamanan pangan, dijelaskannya, sudah dibagi secara jelas antara pangan segar dan pangan olahan. Penanganan keamanan pangan olahan merupakan tanggung jawab Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sedangkan penanganan keamanan pangan segar merupakan kewenangan Kementerian Pertanian.

Khusus Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, ditambahkannya, telah memiliki regulasi yang mengatur tentang keamanan pangan serta Tim Jejaring Keamanan Pangan Babel.

Regulasi tentang Keamanan Pangan di Babel dimaksud disebutkan Stah Ahli Gubernur, antara lain Peraturan Daerah (Perda) Nomor 16 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Keamanan Pangan Daerah (Bab X Pengawasan dan Pembinaan melalui Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah), serta Keputusan Gubernur Babel Nomor: 188.44/392/PANGAN/2019 Tanggal 11 April 2019 tentang Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah Babel.

Staf Ahli juga menyampaikan, Pengawasan Keamanan Pangan Segar merupakan salah satu kegiatan di Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, yang merupakan ujung tombak dalam menjamin keamanan pangan segar yang akan dikonsumsi oleh masyarakat.

Kata Toni, Gubernur Erzaldi memberikan apresiasi kepada Tim Jejaring Keamanan Pangan Daerah Babel, yang saat ini sudah cukup proaktif dalam melakukan pengawasan keamanan pangan secara rutin dan berkala.

Kepala Dinas Pangan Babel, Ahmad Damiri juga mengungkapkan, berdasarkan hasil pengawasan yang dilaksanakan bersama-sama Tim Jejaring Keamanan Pangan Babel dengan melibatkan sejumlah OPD terkait pada tahun 2019, saat menjelang Puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah ke beberapa Pasar Modern dan Pasar Tradisional di seluruh Kabupaten/Kota se-Babel, menunjukkan masih ditemukannya beberapa pelanggaran yang dilakukan para pelaku usaha terhadap produk pangan yang diperjualbelikan.

Misalnya, disebutkannya, masih ditemukan pelanggaran barang yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi,  penyimpanan produk di gudang, pengemasan, pemajangan, dan lain-lainnya.

Pada kesempatan sama, Kasubbid Kelembagaan Keamanan Pangan Segar Badan  Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Dhany Hermansyah melakukan mensosialisasi Peraturan Menteri 53 Tahun 2018 tentang Keamanan dan Mutu Pangan Segar Asal Tumbuhan menjadi Pedoman Peraturan yang diberlakukan saat ini.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Sentosa
Fotografer: 
Sentosa
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas