Tiga Hari Dilatih, 68 Front Office se-Babel Dinyatakan Berkompeten

PANGKALPINANG – Usai menjalani Pelatihan  selama tiga hari melalui Kegiatan Sertifikasi Front Office (Receptionist dan Bell Boy) yang dihelat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Bidang Sumber Daya Pariwisata (SDP), Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan Kelembagaan Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Babel, sebanyak 68 Front Office terdiri dari Siswa-siwi SMKN 3 Pangkalpinang dan perwakilan Karyawan Hotel Kabupaten/Kota se-Babel, dinyatakan berkompetensi dibidang.

Dalam arahannya saat menutup kegiatan Jum’at (4/10/2019) pagi, di Ballroom Lantai III Hotel Grand Vella Kota Pangkalpinang, Kabid SDP, Ekraf dan Kelembagaan Pariwisata Disbudpar Babel, Darnis Rachmiyati mewakili Kepala Disbudpar Babel Rivai mengatakan, ini bukanlah akhir, tapi merupakan langkah awal untuk menghadapi persaingan di dunia kerja, khususnya di bidang Pariwisata.

“Saat ini, kalian (front office/peserta) dituntut untuk memiliki kompetensi yang handal dibidangnya. Jadi, sertifikasi itu adalah bentuk pengakuan bahwa kalian sudah melalui tahap demi tahap dalam uji kompetensi, baik itu Receptionist dan Bell Boy yang telah mengikuti kegiatan ini sejak 2 hingga 4 Oktober, telah diuji kompetensinya oleh Tim Asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), dan dinyatakan berkompeten. Berarti kalian telah professional di bidang profesi kalian, yakni Receptionist dan Bell Boy,” tergas Darnis.

Darnis, mengucapkan terima kasih kepada seluruh Tim Asesor LSP dan seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan ini.

Salah satu Pejabat Administrator di Bidang Teknis Disbudpar Babel ini, berharap, selesai dari kegiatan ini, Receptionist dan Bell Boy yang dinyatakan lulus, janganlah cepat berpuas diri, karena telah memiliki sertifikat. “Teruslah belajar dan giat menambah wawasan, terutama sekali dalam hal penguasaan bahasa internasional, baik itu Bahasa Inggris maupaun bahasa asing lainnya.

“Cintailah pekerjaaan kalian, karena dengan mencintai pekerjaan kita, tentunya kita lebih terpacu terus menambah wawasan untuk meningkatkan kompetensi dan pengembangan diri. Apapun profesi kalian, selama itu positif dan bernilai. Serta yang paling penting dapat memberikan kontribusi selaku generasi milenial Babel, khususnya di sektor pariwisata,” pungkas Darnis.

Di kesempatan yang sama, Ketua Tim Asesor LSP, Faizal Riza Amry mengucapkan terima kasih kepada Disbudpar Babel atas kerja sama yang telah terjalin selama ini. “Harapan kami, ini akan terus berlanjut di masa yang akan datang,” tutur Faizal.

Ia menambahkan, Kegiatan yang dilakukan ini, sesuai dengan amanah Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. Dimana seluruh pekerja di sektor pariwisata diharuskan memiliki sertifikat kompetensi di bidangnya dan dibuktikan dengan memiliki sertifikat kompetensi.

“Dari hasil uji kompetensi, Kami (Tim Asesor) LSP memberikan rekomendasi untuk mengeluarkan sertifikat kompetensi profesi Receptionist dan Bell Boy kepada seluruh peserta yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini. Kami (Asesor-red) mengapresiasi semangat dan antusiasnya generasi milenial Babel, yakni peserta perwakilan dari SMKN 3 Kota Pangkalpinang yang dengan gigih dan aktif belajar dengan mentor dari Tim LSP,” ujar Faizal.

Di akhir acara, Kepala Seksi Sumber Daya Pariwisata yang juga Ketua Panitia Kegiatan, Linda Suryani mengatakan, Front Office (Receptionist dan Bell Boy) merupakan ujung tombak atau garda terdepan bagi Hotel se-Babel. Jadi, Front Office harus memiliki ciri khas terkait kearifan lokal yang ada di Pulau Bangka maupun Pulau Belitung.

Ayo, kaum milenial Babel yang menjadi peserta kegiatan ini, mulailah belajar budaya melayu, yakni budayakanlah berpantun saat wisatawan datang dan berkunjung di Hotel yang ada di Babel. Ingatlah baik dan tidaknya pelayanan hotel di Babel ada di tangan kalian yang berprofesi di Front Office. Buatlah kesan yang menjadi image dan trendsetter bagi kemajuan Babel, khususnya di sektor Pariwisata,” pesan Linda.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Agus
Fotografer: 
Agus
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas