Tim Asistensi Polda Lakukan Survey, Yapiter: Samsat Basel Siap Definitif!

TOBOALI, BANGKA SELATAN - Tim Asistensi rencana definitif UPTB Samsat Bangka Selatan (Basel) Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kamis (10/1/2019), mengunjungi Toboali. 

Kedatangan Tim yang dipimpin langsung AKP Indra Gilang Kusuma, Kasi BPKB Ditlantas Polda Babel bersama 3 anggotanya itu, didampingi Kasubbid Informasi Pajak Daerah Bakuda Babel, Rita Merlin, dan diterima Kepala UPTB Samsat Basel, Yapiter.

Dihadapan Kepala UPTB Samsat Basel, Indra menjelaskan, dirinya bersama 3 anggota  lainnya ditugaskan Ditlantas Polda Babel untuk  melaksanakan survey mengenai kesiapan Samsat definitif.  

Ada dua tim survey yang turun, ada yang ke Bangka Barat. "Kebetulan saya ditugaskan ke Basel. Saya akan membuat laporan secara normatif sesuai dengan yang saya lihat," ujar Indra. 

Tak lama berdialog, Tim langsung melakukan pengecekan fasilitas pendukung yang dimiliki Samsat Basel. 

Menurutnya, seluruh fasilitas pendukung harus sudah lengkap walaupun definitifnya belum jalan. Semua aspek pelayanan segera aktifkan, karena ini merupakan bagian terpenting dari pelayanan.

"Semua memadai  dan sudah layak untuk dilaksanakan definitif, tapi itu semua tergantung atasan. Saya akan membuat laporan secepatnya, dan mudah - mudahan segera ada penilaian. Dari fasilatas yang ada, kecepatan pelayanan dan jumlah WP begitu besar ditambah dengan jumlah tunggakan tinggi. Diharapkan ada penilaian positif bagi definitif Samsat Basel," ungkapnya di Ruang Kepala UPTB.   

Namun, Indra belum bisa memberikan jawaban pasti berapa lama setelah di survei akan dijadikan definitif. Yang paling penting nanti, kata dia, segera dilaksanakan jika sudah ada penilaian.

"Sekarang belum bisa kita nilai, karena masih perlu pertimbangan atasan," tegasnya kembali. 

Sementara itu, Kepala UPTB Samsat Basel, Yapiter, menjelaskan, jumlah berkas pajak di UPTB Samsat Basel,  per bulan dari Januari hingga Mei rata - rata 900 berkas utk R2/4, sedangkan pada bulan Juli hingga Desember bisa mencapai 1.200 unit ke atas. 

Hal ini, kata dia, dipengaruhi  pembelian kendaraan yang dilakukan masyarakat ketika masa panen tiba.

Yapiter mengharapkan dukungan dan do'a masyarakat agar definitif Samsat Basel dalam waktu dekat segera terwujud. "Samsat Basel siap definitif. Kita siap kerja keras untuk PAD Babel," tegasnya. 

Dirinya juga meminta agar masyarakat membayar pajak, apalagi saat ini, ada program kebijakan Gubernur Babel mengenai pemutihan pajak kendaraan bermotor roda dua, roda empat dan alat berat (PC besar/mini, forklift, buldozer, greder dan lainnya).

Kasi Penagihan Samsat Basel, Aang menambahkan, guna meningkatkan penerimaan pajak,  Samsat Basel sudah melaksanakan berbagai sosialisasi baik melalui medsos seperti Facebook maupun grup WA, melalui radio lokal dan juga turun ke lapangan 2 kali seminggu. 

Dari survey di seluruh pelosok wilayah Basel, dikatakannya,  masih sangat besar angka tunggakan pajak, terutama pada kendaraan yang sudah 5 tahun. 

"Rata - rata sekitar 40 persen tunggakan dari proses perpanjangan STNK. Wajib pajak enggan untuk membayar pajak karena prosesnya harus ke samsat Sungailiat yang jaraknya cukup jauh. Saya juga sering dicemooh masyarakat ketika sosialisasi, percuma omong besar kalau masih bayar perpanjang di Sungailiat. Lebih baik tutup saja Samsat Basel kalau dak bisa ganti STNK," ujar Aang menirukan ucapan WP.

Pada kesempatan sama, Kasi Penetapan Samsat Basel, Firmansyah, menyebutkan, jumlah tunggakan pajak kendaraan roda dua dan roda empat per bulan  mencapai 1.200 per bulan. Jika ini mereka bayar atau lunas pajak cukup besar pemasukan pajak.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Rls
Fotografer: 
istimewa
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas