UNSRI Paparkan Laporan Studi Kelayakan Potensi Investasi Sumber Daya Mineral Babel

PANGKALPINANG - Tim Ahli dari Universitas Sriwijaya (UNSRI) Palembang, memaparkan Laporan Pendahuluan Studi Kelayakan Potensi Investasi Sektor Sumber Daya Mineral Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Tahun Anggaran 2019, kepada Pemprov Babel.

Paparan laporan Studi Kelayakan Potensi Investasi sektor pertanian dan perkebunan yang berlangsung Ruang Tanjung Pesona Kantor Gubernur Babel, di Air Itam, Pangkalpinang, dan diselenggarakan atas Kerja Sama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Babel dengan UNSRI Palembang itu, dihadiri Sekda Babel Yan Megawandi mewakili Gubernur Babel Erzaldi Rosman.

Dalam paparannya, Ketua Tim Ahli, Maulana Yusuf mengatakan, pada tahap awal pembuatan studi kelayakan ini, pihaknya menyampaikan laporan Pendahuluan, sebelum lebih lanjut ke Kondisi Wilayah Babel, Metodologi Kajian dan penutup.

Dikatakannya, dalam pendahuluan itu, sumber daya alam (SDA) sebagai modal dasar pembangunan. Di Babel memiliki SDA unik yang mempunyai keunggulan komparatif dibanding daerah lain, misalnya gaharu dan komoditas lada yang kualitasnya sangat baik, serta pemandangan alam yang sangat Indah mendukung Pariwisata.

Di Sektor Sumberdaya Mineral seperti Timah, Pasir Kuarsa dan Kaolin. Jangka Pendek apa saja yang harus dilakukan melihat sumber daya mineral tidak dapat diperbaharui, sehingga cadangan mineral ini tetap ada, dengan salah satunya adalah membuat Industri Pengolahan, sehingga memberikan nilai tambah.

Untuk itu, dalam studi kelayakan ini, akan mencakup Peraturan Perundang-undangan yang berlaku, Letak Geografis Wilayah Babel yang strategis, dimana Babel terletak dalam The Center of the Circle atau terletak dalam lingkaran jalur pelayaran Regional dan Internasional.

Dengan Potensi Sumberdaya Mineral unik dan mempunyai keunggulan komparatif yang layak untuk dikembangkan dan untuk hilirisasi, dijelaskan Maulana, maka dibutuhkan studi kelayakan untuk mengambil langkah kebijakan serta sebagai profil peluang investasi yang bisa ditawarkan ke para Investor.

Selain Pertemuan awal ini, nanti akan dilanjutkan dengan Pengumpulan Data, Survey Lapangan dan Pertemuan Hasil dan Pertemuan Final.

Sementara itu, dalam sambutannya, Sekda Babel Yan Megawandi menyampaikan, Potensi Sumber Daya Mineral di Babel selama ini, memang dikenal cukup banyak, tetapi mungkin masih banyak potensi - potensi lain yang perlu diketahui.

Dan yang lebih penting dari potensi itu, kata Sekda, bagaimana mengelola dan memanfatkan potensi yang ada untuk menjadi kemaslahatan seluruh masyarakat Babel.

Melihat fokus yang disampaikan yaitu Potensi Timah, Pasir Kuasa dan Kaolin, Sekda meminta agar tim lebih mendalami lagi tentang Mineral Ikutan yang saat ini sedang dikembangkan Babel, seperti Torium.

Sekda mengharapkan, Babel mempunyai nilai tambah dari Sumber Daya yang dimilikinya. Juga potensi lainnya untuk menarik Investor berinvestasi di Babel.

Kepada seluruh Perangkat Daerah di lingkup Pemprov Babel, Sekda meminta agar dapat memberikan data yang akurat untuk Studi Kelayakan ini.

Ikut mendampingi Sekda dalam pertemuan itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Babel Perriyanis, Kepala BPS Babel, Darwis Sitorus, dan Perangkat Daerah di Lingkungan Pemprov dan Pemkab/Pemkot se-Babel.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas