Usai Sholat Subuh, Gubernur Bicara dengan Pelaku UMKM dan Pengusaha Sawit

SIJUK, BELITUNG - Hari  kedua Natak Kampung di Kabupaten Belitung (9/2/2018), Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman dan rombongan mengawalinya dengan Sholat Subuh berjamaah di Masjid Al Hasan Desa Tanjung Tinggi. 

Ikut mendampingi Gubernur dalam Natak Kampung tersebut, Kadis PU Noviar Ishak, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Pemprov Babel, H.K.A. Cholil, Kepala Biro Kesra  Asyraf Suryadin, dan sejumlah Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Babel.

Dihadapan jamaah Masjid Al Hasan Desa Tanjung Tinggi Kecamatan Sijuk Gubernur  kembali menegaskan agar masyarakat turut mendukung pariwisata dengan berbagai inovasi dan kreasi.  Misalnya, kata Gubernur, dengan  mengupayakan agar sayur- mayur dan daging ayam bisa di tanam di desa ini, sehingga tak perlu didatangkan dari daerah lain. 

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menjanjikan akan membantu pembangunan Masjid Al Hasan.

Dari Masjid Al-Hasan, Gubernur dan rombongan melanjutkan Natak Kampung dengan bersepeda.  Start dimulai dari Hotel Santika menuju ke arah  Tanjung Kelayang dengan melewati perkebunan sawit dan Pantai Tanjung Tinggi.

Di Pantai Tanjung Tinggi Gubernur sempat berbincang dengan para pemilik warung.  Gubernur minta para pemilik 37 warung agar kompak dan mau dibina pemerintah.  

Gubernur ingin warung-warung mau ditata dengan baik agar wisatawan betah dan ingin kembali. "Jaga kebersihan, kalianlah yang harus menjaga dan merawat tempat ini," ujarnya. 

Gubernur juga akan memanggil pemilik lahan kawasan Pantai Tanjung Tinggi agar kawan Pantai Tinggi bisa dikelola masyarakat dengan baik dan tenang.

Melanjutkan perjalanan bersepadanya, Gubernur menuju tempat finish di Tanjung Kelayang, untuk bicara dengan Pelaku UMKM.  Disini Gubernur sudah dinanti para pelaku UMKM.  Tampak hadir Ketua Dekranasda Babel Melati Erzaldi, Danlanud, Wakil Ketua DPRD Belitung Isya Meirobi dan beberapa pejabat Pemprov Babel.

"Kunci keberhasilan pariwisata adalah UMKM.  Pembinaan UMKM harus dilakukan.  Jangan pernah biarkan UMKM berdiri sendiri.  Bapak ibu harus berkreasi sendiri, bekerja sendiri.  Namun, pemerintah akan membina.  Pemerintah akan melakukan pembinaan diantaranya dengan menggelar pelatihan-pelatihan. Bapak -bapak dan ibu- ibu harus mengikutinya dengan baik," harap Gubernur.

Gubernur juga menekankan agar pasar  produk UMKM harus kuat.  Untuk itu, kelompok UMKM harus mau bersatu.  "Saya berharap nantinya produk UMKM kemasannya  harus menarik, harus ada izin instansi terkait, bersertifikasi halal,  juga soal rasa yang harus diperhatikan," pesan Gubernur.

Mengakhiri Natak Kampungnya Gubernur menggelar pertemuan dengan Pengusaha Sawit di Belitung.(BE/Humasprov).

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
BE/Humasprov
Fotografer: 
BE
Editor: 
BE/Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas