Wagub Ajak Kepala BI yang Baru Bersama Membangun Babel

PANGKALANBARU, BANGKA TENGAH – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Jumat (12/1/2018) resmi memiliki pucuk pimpinan yang baru, menggantikan posisi Kepala BI Babel sebelumnya Bayu Martanto.

Pergantian sekaligus Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala BI Babel yang berlangsung di Hotel Novotel Pangkalanbaru Bangka Tengah itu, disaksikan Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi, Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah.

Selain itu, ikut hadir Anggota DPD RI dapil Babel, Pejabat dari unsur Forkopimda Babel, TPID Babel, Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemprov Babel,  dan Organisasi serta Pimpinan Instansi Swasta di Babel.

Wagub dalam dalam kesempatan itu, mengajak kepada Tantan Heroika Sukmadrajat yang sebelumnya menjabat Kepala Divisi Pengelola Talen, Departemen SDM BI, dan kini selaku Kepala BI Babel yang baru, agar dapat secara bersama-sama Pemerintah Daerah dalam membangun Babel menjadi lebih baik lagi.

Dengan kepemimpinan Tantan di BI Babel, Wagub Abdul Fatah berharap agar capaian-capaian positif dalam perekonomian yang selama ini diraih melalui kepemimpinan Kepala BI Babel sebelumnya dapat dijaga bahkan lebih ditingkatkan lagi.

Disamping itu, sinergitas yang baik antara BI Babel dan Pemprov Babel yang selama ini telah terjalin dengan baik, kata Wagub, juga perlu dipertahankan dan ditingkatkan.

Berkaitan dengan pergantian Kepala BI Babel dari Bayu ke Tantan, menurut Wagub, itu merupakan hal biasa.

“Dalam sebuah organisasi adalah suatu keniscayaan untuk pengembangan kepegawaian di manapun berada. Dan tentunya dari pergantian ini akan ada yang datang dan pergi,” ujar Wagub.

Wagub menyampaikan penghargaan yang setinggi-tinginya kepada Bayu yang telah bersama-sama membangun Babel dalam kurun waktu lebih kurang 3 tahun, dan telah memberikan konstribusi cukup signifikan dalam meningkatkan perekonomian di Babel.

Bayu Martanto sendiri akan bertugas di tempat yang baru, yaitu memimpin Kantor Perwakilan BI Provinsi Jambi.

 

Tiga Tantangan Perekomian di Babel

Sementara itu, Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi pada dalam sama menyampaikan  apresiasinya kepada Kepala BI Babel sebelumnya, Bayu Martanto yang telah berkontribusi dalam mendorong pengembangan perekonomian Babel selama ini.

Ia menjelaskan, perekonomian Global yang mempunyai tiga isu strategis yaitu Negara Maju dan Berkembang akan menjadi sumber perekonomian dalam jangka menengah dan panjang. Hal ini, membuat Indonesia yang termasuk di dalamnya, harus mencari peluang sebagai sumber perekonomian, kemudian harga harga komoditas yang melambat serta kenaikan suku bunga yang harus diwaspadai.

Perekonomian secara domestik pada tahun 2017, diuraikan Rosmaya, Inflasi di angka 3,61 %, sedangkan di Babel setelah 8 tahun kemarin selalu tinggi, dan di tahun 2017 kemarin turun menjadi 3,13 %. “Ini pencapaian dan kerja keras yang luar biasa dari BI Babel, TPID Babel dan semua pihak,” ungkap Rosmaya.

“Pada  tahun ini, target pertumbuhan ekonomi 5,1 - 5,5%. Kita patut bangga, karena beberapa negara bahkan ada yang minus. Sedangkan target Inflasi tahun ini 3,5 % plus minus 1,” terangnya.

Dari semua pencapaian yang positif di Babel tersebut, Rosmaya menilai, ada 3 tantangan perekomian di Babel, yaitu masih adanya ketergantungan pada sektor pertambangan, kurangnya sarana dan infrastruktur pendukung pariwisata, serta kurangnya Tata Niaga atau Rantai Distribusi Komoditas Pangan.

Oleh sebab itu, dirinya memberikan Potensi Peluang Pengembangan Perekonomian Babel, yang juga menjadi PR bagi Pimpinan BI Babel yang baru, yakni Pengembangan Sektor Kepariwisataan, Peningkatan Hasil Kelautan dan Perikanan, dan Pembenahan Tata Niaga Komoditas Bahan Pangan yang harus dikelola dengan baik.

Deputi BI Rusmaya Hadi berpesan kepada Pimpinan BI Babel yang baru untuk meneruskan dan meningkatkan Capaian Perekonomian dari Pimpinan BI Babel sebelumnya, meningkatkan sinergitas BI dengan semua pihak di Babel.

BI juga, lanjut dia, harus memenuhi kebutuhan Uang baik pecahan maupun kondisi fisiknya yang baik bagi masyarakat Babel, Komitmen BI terhadap potensi pengembangan ekonomi riil masyarakat, serta mendorong Good Goverment di Kantor Perwakilan BI Babel. Dengan begitu, BI benar-benar menjadi Bank Sentral yag kredibel, terbaik dan Akuntabel.(Lulus).

 

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas