Wagub Bahas Listrik Bersama PLN Babel

Air Itam, Pangkalpinang - Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), H. Abdul Fatah didampingi Kepala Dinas Kepala Dinas Energi Dan Sumber Daya Mineral, Ir. Suranto Wibowo dan Kepala Dinas Perhubungan, Ir. Sarjulianto, mengadakan Rapat dengan PT. PLN (Persero) Wilayah Babel.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Pantai Tanjung Pendam, Kamis (15/6/2017) itu, membahas percepatan listrik di Babel, terutama berkaitan dengan Pembangkit Mobile Power Plan (MPP).

Wagub Abdul Fatah dalam kesempatan itu, mengatakan, pertemuan ini penting diselenggarakan dalam kaitanya untuk percepatan kelistrikan Babel.

Wagub mengharapkan PLN untuk melengkapi dokumen-dokumen terkait rencana pembangunan lokasi untuk bahan bakar gas sebagai Pembangkit MPP, sehingga Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi bisa memberikan rekomendasi terkait. “Kita harus sama-sama bekerja, karena Kita tahu pogram ini adalah program strategis Nasional yang harus kita dukung,” ujar Wagub.

Sebelumnya PT. PLN (Persero) Wilayah Babel melalui Manager Teknis  Eko Mulyo, dan PLN Pusat Divisi Gas dan BBM, Riza beserta jajarannya memaparkan bahwa PLN Babel mempunyai Pembangkit MPP yang beroperasi di Pulau Bangka 2 X 25, 50 megawatt dan di Belitung 25 Megawatt yang telah diresmikan oleh Presiden beberapa waktu lalu.

Lanjutnya, MMP tersebut saat ini sudah beroperasi untuk membantu kelistrikan di Babel. Namun, saat ini beroperasi  dengan Bahan Bakar solar. Karena biaya Produksi meggunakan Solar ini mahal, PLN  pusat mengupayakan Gas sebagai bahan Produksinya. Dan Gas ini, akan dibangun disebelah PLTU, dengan pembangunan jetty/tempat sandar Kapal pemasok Gas dan batubara.

Saat ini, sambung Riza, di Belitung jetty yang ada terpisah 2 km dengan pembangkit. “Pada kesempatan ini, kami mengusulkan Pembangunan jetty yang lebih dekat dengan PLTU. Oleh karenanya PLN memohon sumbangan pemikiran khususnya keputusan Gubernur dan Wakil Gubernur Babel,” ungkap Reza.

Riza menambahkan, sebetulnya recana itu sudah satu tahun lalu diusulkan. Sesuai arahan pemerintah, program percepatan kelistrikan, pembangkit percepatan dibagun di Babel 2 MPP di Bangka dan Belitung. Untuk megoptimasinya harus dipasok dari gas.

“PLN juga telah membuat suatu logistik yang optimum, sehingga harga gas sebagai biaya produksi di Babel tidak terlalu mahal. Untuk itu, mohon dukungan Gubernur dan Wakil Gubernur terkait izin dan fasilitas yag diusulkan oleh GM PLN Babel dapat terpenuhi,” ujar Reza .

PLN, kata Reza, menyampaikan terima kasih atas masukan yang diberikan oleh Wagub, dan berjanji untuk segera menindaklajutinya.

Turut hadir dalam pertemuan itu, perwakilan sejumlah  Perangkat Daerah seperti Dinas Kelauatan dan Perikanan, Biro Hukum Setda Babel serta Bappeda Babel. (Lulus).

 

 

                                                                                     

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas