Wagub Bersama Dewan KEK Tinjau Lokasi KEK Bateng dan Babar

Pangkalanbaru, Bangka Tengah  - Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) H. Abdul Fatah beserta Sekretaris Dewan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Nasional dan rombongan, Sabtu (17/6/2017) sore, meninjau langsung lokasi usulan KEK Pariwisata  Tanjung Gunung Kabupaten Bangka  Tengah (Bateng) dan Tanjung Ular Kabupaten Bangka Barat (Babar).

Wagub dan rombongan Dewan KEK Pariwisata Nasional memulai peninjauan ke lokasi usulan KEK Tanjung Gunung, yang saat ini dikelola oleh PT Pan Semujur.

Ketika tiba dilokasi, Wagub dan rombongan Dewan KEK Pariwisata Nasional, langsung diberikan penjelasan oleh Pihak PT Pan Semujur mengenai lokasi KEK Tanjung Gunung Bateng.

Pimpinan yang juga pemilik PT. Pan Semujur Djohan Ridwan Hasan dalam paparannya menjelaskan, usulan KEK yang akan dikelola PT. Pan Semujur merupakan kawasan pariwisata dengan fasilitas resort, viilla, sport water, dan beberapa fasilitas lainnya yang mendukung pengembangan pariwisata.

“Dalam waktu dekat akan membangun jetty yang akan digunakan sebagai lokasi transportasi pulau-pulau yang ada disekitar Tanjung Gunung, membangun jalan yang menghubungkan Tanjung Gunung menuju Pantai Tapak Dewa, membangun kawasan komersil seperti, Pasar Higienis, Hotel, Lapangan Golf, Apartemen, Bungalow dan Resto,” jelasnya.

Ditambahkan Djihan, PT Pan Semujur akan menata pesisir pantai Tapak Dewa menjadi kawasan ekonomi kreatif masyarakat Tanjung Gunung serta pulau-pulau wisata yang menarik yang ada disekitar Tanjung Gunung, yakni Pulau Panjang, Semujur, Gusung Asam, Gusung Pasir, Pulau Bebuar, dan Pulau Gelasa.

Dalam kesempatan sama, Plt Bupati Bateng, Ibnu Saleh mengharapkan dengan potensi yang ada, Tanjung Gunung ini dapat dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata di Bangka Tengah.

Menanggapi paparan pihak pengelola, Wagub Abdul Fatah dalam kesempatan tersebut, mengatakan, untuk pengembangan rencana KEK di Tanjung Gunung ini, perlu adanya kerjasama dan dukungan pemerintah secara utuh untuk Infrastruktur, listrik dan pemberian izin amdal, agar nanti pembangunan dapat berjalan dengan baik dan tidak menggangu aktifitas masyarakat sekitarnya.

Tujuan Pengajuan KEK Tanjung Gunung ini, lanjut Wagub, untuk meningkatkan potensi wisata kawasan pesisir pantai dan pulau-pulau kecil, membangun pusat wisata yang terintegritas, membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan potensi pendapatan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengharapkan Tanjung Gunung ini, nantinya benar-benar bisa dijadikan kawasan ekonomi khusus pariwisata yang ada di Bangka Tengah,” tutup Wagub.

Setelah mendengarkan paparan dan memberikan arahan, Wagub bersama rombongan Dewan KEK Pariwisata Nasional didampingi Plt Bupati Bateng, dan sejumlah Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Babel, langsung menyusuri pantai yang diusulkan sebagai lokasi KEK.

 

Dewan KEK: Ada Investor Besar Melirik Pulau Bangka

Sementara itu, di hari yang sama, tepatnya usai meninjau lokasi usulan KEK Bangka Tengah, Wagub yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dr. Ir. Budiman Ginting, Dipl BE beserta rombongan Dewan KEK dan sejumlah Kepala OPD Pemprov Babel, melanjutkan perjalanan ke lokasi usulan KEK Pariwisata di Desa Tanjung Ular Bangka Barat.

Di lokasi usulan KEK Tanjung Ular ini, Budiman Ginting dan rombongan Dewan KEK Nasional, disambut Bupati Bangka Barat Parhan Ali. Walaupun hari beranjak malam dan buka puasa bersama di lokasi, namun rombongan tetap melanjutkan tinjauan lapangan lokasi usulan KEK tersebut.

Disela-sela tinjauan lapangan, Bupati Bangka Barat Parhan Ali mengatakan, Bangka Barat mengusulkan Kawasan Tanjung Ular sebagai lokasi KEK pelabuhan ini, akan mempermudah jalur transportasi laut dan darat nantinya ke Pulau Bangka, khususnya Bangka Barat.

Bupati Parhan berharap, dengan dijadikannya KEK nantinya, akan meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan perekonomian di Kabupaten Bangka Barat. "Dengan adanya pelabuhan, akan mendukung investasi dari pengusaha luar untuk menanamkan modalnya di Bangka Barat," ungkap Parhan Ali.

Di tempat yang sama, Sekretaris Dewan KEK Pariwisata Nasional, noh Suharto menerangkan, kunjungan yang dilakukan selain memenuhi permintaan Gubernur Babel kepada Dewan KEK, juga ingin melihat kondisi di Pulau Bangka, karena sejauh ini ada beberapa investor yang akan berinvestasi di Pulau Bangka.

"Ada beberapa investor besar yang melirik Pulau Bangka. Untuk itu, kita akan memfasilitasi dengan langsung melihat kondisi dilapangannya seperti apa, jelas ini akan memberikan multi player efek dan bisa menciptakan lapangan kerja yang banyak, serta dapat menggerakkan perekonomian," ungkap Sekretaris Dewan KEK. (Sentosa).

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Sentosa
Fotografer: 
Sentosa
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas