Wagub Hadiri Sosialisasi PERPU No 2 Tahun 2017 Bersama Wakapolri

Pangkalpinang - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, H. Abdul Fatah, didampingi Kepala Kesbangpol Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Drs. H. Tarmin, M.Si., bersama Karo Ops Polda Babel, Kombes Pol Herry Nixon, dan Kasrem 045/Garuda Jaya Letnan Kolonel Inf I Ketut Mertha Gunarda, Jumat (4/8/2017) pagi, di Ruang Vicon Mapolda Babel, menghadiri sosialisasi melalui video conference (Vicon) bersama Wakapolri, Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Syafruddin.

Dalam Vicon tersebut, langsung dari Mabes Polri, Wakapolri Komjen Syafruddin bersama dengan Dirjen Politik dan pemerintahan umum Kemendagri, kementerian Polhukam, Kumham, Kejaksaan dan Pejabat Utama Mabes Polri, diskusi dengan Polda di seluruh Provinsi di Indonesia, mensosialisasikan masalalah yang selama ini menjadi Opini Publik, yaitu Perpu No. 2 Tahun 2017 tentang Perubahan UU No. 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan dan dibubarkannya Organisasi Masyarakat (Ormas) Hisbut Tahrir Indonesia (HTI), serta masalah lainnya yang berkaitan dengan kondisi ideologi Pancasila.

Wakapolri dalam kesempatan itu, mengatakan kegiatan melalui Vicon ini dilaksanakan untuk mencari jalan keluar pemecahan yang tepat bagaimana mendapatkan hasil maksimal sehingga tercapainya stabilitas keamanan yang didambakan bersama.

“Saat ini, di Indonesia terjadi sedikit goncangan dengan ada ormas-ormas yang selama ini berada yang tidak sesuai dengan ideologi Pancasila. Oleh karenanya, pemerintah menata kembali, sehingga ada kesamaan pemahaman dari pusat dan daerah. Oleh karena itu, pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden, yang dikoordinasikan melalui Menkopolhukam melibatkan lembaga negara, baik TNI/Polri, Kejaksaan, Kumham dan pemerintah daerah agar mengatasi hal ini,” ungkap Wakapolri.

Melalui pertemuan Vicon ini, Wakapolri juga mengharapkan, pada waktunya nanti tidak ada lagi yang tidak tahu Perpu No. 2 Tahun 2017 dan pembubaran HTI ini. “Diharapkan, Kapolda dan Lembaga Negara lainnya di daerah pada khususnya, apa yang disampaikan dalam pertemuan ini, supaya diteruskan kepada jajaran yang ada di bawahnya,” ujar Wakapolri.

Wakapolri juga menyinggung tetang pentingnya Teknologi Informasi dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Kita patut bangga, di Negara Lain saat ini, beberapa negara tetangga tidak bisa mengontrol secara utuh di negaranya, tetapi  di Indonesia, dari Sabang sampai merauke dapat terkontrol dengan baik, dengan stabilitas yang kondusif,” tutup Wakapolri.

Sementara itu, Wakil Gubernur Babel H. Abdul Fatah dalam kesempatan itu juga memberikan pendapatnya bahwa dalam mengatasai masalah HTI ini, diperlukan pemetaan, sehingga dalam pembinaan maupun dialog dengan masyarakat mengenai hal ini, dapat diketahui kadarnya sudah seberapa besar. Apabila kalau pemetaan itu belum dilakukan, dan masih meraba-raba, saya yakin tidak akan bisa kencang dan tegas dalam mengatasi hal tersebut,” terang Wagub.(Lulus). 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas