Wagub Imbau Masyarakat Taat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

Pangkalpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Drs. H. Abdul Fatah, M,Si mengimbau masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor agar taat membayar pajak kendaraannya. Sebab, dengan taat membayar pajak, maka akan membantu memperlancar pembangunan di Babel.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Abdul Fatah, saat menerima silaturahmi Kepala Cabang Jasa Raharja Babel, Dodi, di ruang kerjanya lantai I Kantor Gubernur Babel, di Air Itam Pangkalpinang, Rabu (6/9/2017).

“Pajak kendaraan bermotor yang dibayarkan masyarakat itukan dikembalikan lagi kepada masyarakat berupa pembangunan-pembangunan fasilitas umum yang ada di masyarakat, termasuk pembiayaan dana santunan kecelakaan bagi warga masyarakat yang dikelola melalui Jasa Raharja,” kata Wagub.

Selain itu, Wagub juga mengimbau masyarakat agar segera melapor ke pihak kepolisian apabila mengalami kecekaan berlalu lintas, sehingga dana santunan kecelakaan bisa diklaim.

Sementara itu, Kepala Cabang Jasa Raharja Babel, Dodi, kepada Wakil Gubernur menyampaikan, sampai saat ini, masih banyak masyarakat yang tidak melapor kepada aparat kepolisian apabila terjadi kecelakaan yang menyebabkan yang bersangkutan cacat atau meninggal dunia.

Padahal, kata dia, jika masyarakat melapor karena kecelakaan yang berujung pada cacat fisik bahkan hingga meninggal dunia, akan mendapatkan dana santunan.

“Bagi yang meninggal dunia akibat dari kecelakaan kendaraan bermotor, akan mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta, sedangkan untuk yang luka-luka atau perawatan mendapatkan Rp20 juta. Namun, untuk yang cacat tetap akan mendapatkan santunan sebesar Rp50 juta,” jelas Dodi.

Dodi juga menyampaikan, sampai saat ini angka kecelakaan di Babel  rata-rata adalah usia produktif dan rata-rata sebagai kepala rumah tangga. Dan sejak menjadi Cabang, Jasa Raharja Babel terhitung Januari 2016, Jasa Raharja Babel sudah mengucurkan dana santunan kecelakaan sebesar Rp7 miliar.

Ia juga menyebutkan, sampai saat ini, klaim santunan kecelakaan di Babel cukup tinggi, dimana per bulannya rata-rata mencapai angka Rp700 juta, sedangkan pendapatan Jasa Raharja hanya sekitar Rp1,1 miliar per bulan.

Untuk itu, Dodi dalam kesempatan itu juga berharap partisipasi aktif masyarakat pemilik kendaraan bermotor agar taat membayar pajak kendaraannya. Karena santunan kecelakaan yang diterima Jasa Raharja bersumber dari aktifnya pembayaran pajak kendaraan bermotor. (Humasprov).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Ahmad
Fotografer: 
Ahmad
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas