Wagub Launching Operasi Pasar Beras Cadangan Pangan

PANGKALANBARU, BANGKA TENGAH - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah melaunching Operasi Pasar Beras Cadangan Pangan di Gudang Distributor CV. Bangka Alam Sejahtera (BAS) di Jalan Soekarno-Hatta Pangkalanbaru Bangka Tengah.

Acara launching Beras Bulog yang dilaksanakan Selasa (9/1/2018) siang tersebut, turut dihadiri Arwin Harahap selaku Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan RI, Tri Novianty Kepala Bulog Drive Sumsel, Akhmad Subekti Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kota Pangkalpinang, Toni Batu Bara Kepala Dinas Pertanian Provinsi Babel, Yuliswan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Babel, dan sejumlah awak media di Babel.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Babel Yuliswan dalam laporannya menjelaskan Operasi Pasar Beras Cadangan Pangan yang dilaunching sekaligus dilepas ini, merupakan beras medium bulog, untuk wilayah Pulau Bangka sebanyak 500 ton dan Pulau Belitung 700 ton, dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp.9.950 per kilogram.

“Berdasarkan Surat Menteri Perdagangan RI Nomor 31 Tahun 2018, apabila di kemudian hari ternyata beras bulog masih sangat dibutuhkan masyarakat, maka Bulog akan mendistribusikan kembali beras tersebut sampai 31 Maret 2018,” ujar Yuliswan.

Sementara Wagub Babel Abdul Fatah dalam sambutannya mengatakan, apa yang dilakukan kali ini, sebagai tindaklanjut dari temuan di pasar terkait terjadinya lonjakan harga beras.

“Kami langsung turun ke lapangan bersama tim Satgas Pangan untuk mengecek langsung harga di pasar. Dari hasil operasi pasar yang telah kami lakukan kemarin, bersama Tim Satgas Pangan, masih perlu dipasok 500 ton beras untuk wilayah Pulau Bangka, dan 700 ton untuk Pulau Belitung," ungkap Wagub.

Wagub menyebutkan, Operasi Pasar Beras Cadangan Pangan berupa Beras medium Bulog ini, sebelum di lepas ke pasar, terlebih dulu diminta ke pihak distributor untuk melakukan pengisapan debu yang ada pada beras tersebut. Untuk wilayah Pulau Bangka ada 6 Distributor yang salah satunya adalah CV.Bangka Alam Sejahtera.

Harga beras medium Bulog dari pihak distributor ke tingkat pedagang retail sebesar Rp.8.300 per kg, dan harga dari tingkat pedagang retail ke masyarakat paling tinggi Rp 9.000 per kg.

Menurut Wagub, perlu ada kerja sama antara pemerintah, masyarakat dan pers untuk mensosialisasikan secara luas terkait launching operasi pasar beras medium Bulog ini.

Wagub minta Pers segera melapor ke dirinya jika ada pedagang retail yang menjual beras ini di luar HET. Dengan begitu, bisa segera ditindaklanjuti. “Karena dengan bersama kita bisa,” tegas Wagub.

Di kesempatan sama, Irjen Kementerian Perdagangan RI berharap, beras medium Bulog ini bisa segera sampai ke masyarakat di wilayah Provinsi Bangka Belitung sesuai dengan harga yang telah ditentukan yaitu Rp. 9.000 per kg.

                       

Sidak Kondisi Beras

Sebelum melaunching Operasi Pasar Beras Cadangan Pangan, Wagub Abdul Fatah setibanya di Gudang beras milik CV. Bangka Alam Sejahtera (BAS) terlebih dahulu melakukan inspeksi mendadak (Sidak) kondisi beras bulog yang ada di Gudang BAS tersebut.

Dalam Sidak, Wagub mengecek langsung beras bulog yang telah melalui pengisapan debu yang dilakukan oleh CV BAS. Setelah melihat langsung, Wagub menyatakan bahwa beras medium bulog layak untuk konsumsi dan dipasarkan.(Agus).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
agus
Fotografer: 
agus
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas