Wagub Pimpin Diskusi dan Curah Pendapat Gambaran Stunting di Babel

PANGKALPINANG - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah memimpin Diskusi dan Curah Pendapat Terkait Gambaran Stunting di Babel.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Romodong Lantai I Kantor Gubernur Babel, Jumat (9/11/2018) siang ini, dihadiri Direktur Gizi Masyarakat Kemenkes RI, Doddy Izwardy, Kepala Perwakilan BPKP Babel, Faizal, Kepala Dinas Kesehatan Babel, Mulyono, serta Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel, sebagai Lintas Sektor dalam upaya menanggulangi masalah Stunting.

Mengawali diskusi, Wagub Abdul Fatah mengatakan, menurut hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dilakukan pada tahun 2013, ada 2 Kabupaten di Babel, termasuk dalam Daerah Stunting yaitu Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Bangka.

Hingga hari ini, lanjut Wagub, Pemprov Babel sudah melakukan beberapa kegiatan dan program untuk mengatasi, pencegahan dan penanganan masalah stunting ini, salah satunya adalah telah diterbitkannya Surat Keputusan Gubernur Nomor 188.44 pada tanggal 23 April 2018 mengenai penyusunan Tim Pengarah dan Tim Teknis.

Tim Pengarah yang diketuai oleh Wagub, sementara tim teknis terdiri dari Tim Pangan, tim Pola Asuh dan Tim Sanitasi yang diisi oleh Perangkat Daerah di Pemprov Babel, telah melakukan beberapa kali pertemuan, yang salah satunya dilakukan di Kabupaten Bangka Barat pada 8 Agustus lalu.

Dari pertemuan itu, dikatakannya, menghasilkan Kesepakatan antara Gubernur dengan Bupati/Walikota di Bidang Kesehatan maupun teknis di luar bidang kesehatan. Untuk pencegahan masalah stunting ini, sambung dia, dilakukan di setiap Lintas Sektor sesuai dengan kewenangannya.

Sementara itu, Direktur Gizi Masyarakat Kemenkes RI, Doddy Izwardy pada kesempatan itu menjelaskan, pentingnya masalah penanggulangan Stunting ini, sehingga Presiden RI Jokowidodo turun langsung mengadakan beberapa kali Rapat Terbatas membahasnya, yang menghasilkan Konvergensi Intervensi Spesifik dan Sensitif, melibatkan hampir seluruh kementerian, dengan Kementerian PPN/Bappenas dan Kememterian Dalam Negeri sebagai Koordinator Konvergensi Program.

“Diharapkan dengan terselesaiakannya masalah Stunting, akan tercapai Tumbuh Kembang Anak yang maksimal, sehingga terjadi peningkatan Daya Saing dan Mengurangi Kesenjangan, serta kesejahteraan masyarakat bisa terwujud,” ungkapnya.

Kepala Perwakilan BPKP Babel, Faizal yang juga hadir dalam kesempatan itu, menyampaikan Rencana Evaluasi Program Lintas Sektor Penanganan Stunting di Babel.(Lulus).

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas