Wagub Sampaikan Raperda RPJMD ke DPRD

Pangkalpinang - Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Drs. H. Abdul Fatah, M.Si, Senin (9/10/2017) pagi, secara resmi menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Babel, tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Babel 2017-2022.

Raperda itu disampaikan melalui Rapat Paripurna DPRD Babel, yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Babel, dan dipimpin Ketua DPRD Babel, Hendra Apollo.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur, Abdul Fatah menjelaskan, RPJMD merupakan sebagai dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah harus dapat menjawab dan memberikan solusi guna mengantisipasi setiap isu internal dan eksternal yang berdampak signifikan pada Provinsi Bangka Belitung.

“RPJMD telah ditetapkan dengan Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2017 tentang RPJPD tahun 2005-2025. Dan pada 12 Mei 2017 lalu, Gubernur dan Wakil Gubernur Bangka Belitung telah resmi dilantik oleh Presiden. Berkaitan dengan hal itu, untuk menyelaraskan Visi dan Misi dari Gubernur dan Wakil Gubernur dengan RPJPD, perlu disusun Dokumen RPJMD,” ungkap Abdul Fatah.

Usai dilaksanakan Penyampaian Raperda RPJMD, Rapat Paripurna berlanjut ke agenda Penyampaian Raperda tentang Kepemudaan, yang merupakan Raperda Inisitif DPRD Babel.

Tak sampai disitu, Rapat Paripurna ternyata berlanjut ke agenda Pengambilan Keputusan DPRD Babel terhadap Raperda Provinsi Babel tentang Keamanan Pangan, dan Pengambilan Keputusan DPRD Babel terhadap Raperda Provinsi Babel tentang Pengelolaan Data Kependudukan, serta Pembacaan Nama-Nama Panitia Khusus Raperda Kepemudaan dan RPJMD 2017-202.

Wakil Ketua DPRD Babel Hendra Apollo selaku pimpinan Rapat dalam kesempatan itu mengatakan, penyampaian Raperda tentang RPJMD tahun 2017-2022 merupakan amanat UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, dan itu sangat penting.

“Untuk perencanaan daerah kedepan, dalam kurun waktu sesuai potensi permasalahan, isu strategis, dan peluang yang ada di Babel, diharapkan mengakomodir seluruh stakeholder untuk terwujudnya pembangunan nasional,” ungkap Hendra.

Dokumen tersebut, sambung Hendra, juga diharapkan telah tersusun secara komprehensif, sehingga dapat mengimplementasikan ke dalam dokumen perencanaan tahunan, dan mempermudah proses evaluasi kinerja di masa yang akan datang, yang pada akhirnya akan berdampak pada pengelolaan Provinsi Babel yang efektif, efisien dan tepat sasaran.

“Atas dasar itu juga, DPRD memprakarsai  suatu Raperda atas inisiatif DPRD Babel, yaitu Raperda tentang Kepemudaan,” terangnya.

Sementara itu, berkenaan dengan Raperda tentang Keamanan Pangan, Raperda tentang Pengelolaan Data Kependudukan yang telah disampaikan jauh hari sebelumnya, pada Rapat Paripurna ini, 7 Fraksi yang ada di DPRD menerimanya disahkan menjadi Perda.

Berkenaan dengan Raperda Pengelolaan Data Kependudukan yang telah disahkan menjadi Perda, Wakil Gubernur Abdul Fatah, berharap perda tersebut dapat mengakomodir tentang pentingnya pelayanan administrasi khususnya pelayanan kesehatan.

Dipenghujung Rapat Paripurna, dilakukan penandatangan dan penyerahan berkas Raperda RPJMD oleh Wagub kepada Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya.

Selain dihadiri Ketua dan Wakil Ketua, juga hadir dalam kesempatan itu 33 Anggota DPRD Babel, Pejabat dari unsur Forkopimda Babel, Sekda Babel, Dr Yan Megawandi, dan Pejabat Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Babel. (Lulus)

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas