Wagub Terima Laporan Hasil Pengawasan BPKP Tahun 2018

PANGKALPINANG – Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah, menerima Laporan Hasil Pengawasan (LHP) dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Babel, Tahun 2018.

LHP itu, diserahkan langsung oleh Kepala BPKP Babel, Faisal, di Ruang Pasir Padi Lantai III Kantor Gubernur Babel, Jumat (15/2/2019) pagi.

Wagub Abdul Fatah dalam sambutannya menyampaikan, terkait Penyampaian Atas LHP BPKP yang telah diterimanya, serta rekomendasi yang disampaikan, saat ini dari seluruh Perangkat Daerah di Lingkup Pemprov Babel 3/4 sudah menindaklanjutinya, sedangkan 1/4 lagi Wagub yakin akan diselesaikan dalam waktu dekat.

Selain itu, Maturitas Penyelenggaraan SPIP Level 3 pada tahun lalu, di bulan Maret sudah ada 12 Perangkat Daerah dengan raihan Maturitas Level 3, selebihnya baru bulan September Total Semua sudah Level 3.

Oleh sebab itu, kata Wagub, sesuai komitmen seluruh Perangkat Daerah, pada bulan Maret ini, sudah di tingkat Level 3.

Saat ini, ditambahkan Wagub, Pemprov Babel sedang melaksanakan sinergitas antara RPJMD dengan Renstra, Program dan Kegiatan serta kinerja yang ada di Perangkat Daerah, sehingga apa yang dilaksanakan oleh Perangkat Daerah ini, sesuai dengan Visi dan Misi yang ada.

Sementara itu, dalam Keynote Speech-nya, Deputi Kepala BPKP Bidang Investigasi, Iswan Elmi, memaparkan tentang Efektivitas Strategi Pencegahan Korupsi. Dimana tindak korupsi ada beberapa modus tindak pidana korupsi di Indonesia, yaitu kolusi, intervensi atasan dan overlapping kewenangan.

Ketiga hal tersebut, dikatakannya, menjadi penyebab korupsi di Indonesia. Oleh karena itu, sistem yang dibangun seharusnya bisa mendeteksi ketiga modus tindak pidana korupsi tersebut.

Menurut Iswan, yang merupakan kelahiran Babel itu, peran BPKP dalam pemberantasan korupsi dapat berupa tindakan represif melalui perhitungan kerugian keuangan negara, dan tindakan preventif melalui implementasi SPIP.

Untuk mempercepat pemberantasan korupsi, sambung dia, yang diutamakan oleh BPKP adalah membangun APIP.

Iswan juga menyatakan, saat ini, telah membangun Fraud Control Plan (FCP), dan FCP tersebut yang merupakan bagian dari SPIP.

Kegiatan ini dihadiri oleh Forkopimda Babel, Perangkat Daerah dan Instansi Vertikal Babel, APIP, dan Pemerintah Kabupaten/Kota, serta BUMN/BUMD/BLU/APDESI.

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad
Bidang Informasi: 
Humas