Wakil Gubernur Tinjau TKD Penerimaan Capra IPDN

Air Itam, Pangkalpinang - Wakil Gubernur (Wagub) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Drs. H. Abdul Fatah, M.Si, didampingi Kepala Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah, Drs. H. Sahirman, M.Si, meninjau secara langsung pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar (TKD) Seleksi Penerimaan Calon Praja (Capra) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)Tahun 2017, di Ruang Computer Assisted Test (CAT) Lantai IV Kantor Gubernur Babel, Rabu (17/5/2017).

Wagub Abdul Fatah secara seksama memantau pelaksanaan tes mulai dari Proses Administrasi, Pelaksaan Ujian, Ruang Pemantauan hingga meninjau Layar Screen Pengumuman Hasil Ujian.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Abdul Fatah yang juga merupakan mantan Kepala Biro di Departemen Dalam Negeri, Sekretaris Daerah Belitung, dan Dosen di IPDN itu, menjelaskan kegiatan TKD Seleksi Penerimaan Capra IPDN Tahun 2017 ini merupakan salah satu proses seleksi bagi Putra-Putri bangsa, khususnya masyarakat Babel.

IPDN ditambahkannya, adalah sebuah Perguruan Tinggi di bawah binaan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, dengan tujuan membentuk Kader-Kader Pemerintahan.

Tes seleksi Calon Pemerintahan ini, menurutnya, bukan berarti monopoli dari IPDN itu sendiri, karena Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta lain mempunyai kesempatan yang sama. Hal ini menjadi sebuah kompetisi bagi para calon dari anak bangsa.

Wagub juga menyebutkan, siapa yang masuk dan diterima di IPDN, berarti sudah menjalani proses seleksi yang sangat transparan, karena di awal dan di akhir tes menggunakan sistem komputer atau yang disebut dengan CAT.

Lanjutnya, dengan melihat para peserta tes secara fisik, Wagub yakin para peserta itu telah sudah memiliki syarat minimal yang dipersyaratkan.

“Dalam tes ini, sistemlah yang bermain dan semua transparan. Jadi, hasil dari seleksi ini, kita jamin betul-betul akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Dengan kondisi seleksi yang begitu akuntabel dan transparan menggunakan sistem ini, Wagub juga yakin para peserta pasti akan menerima apapun hasilnya secara lapang dada.

“Sekarang adalah eranya komputerize yang sangat akuntabel dan transparan, hal ini jauh lebih baik daripada sistem seleksi yang dulu. Sekarang tidak ada yang namanya kolusi dan nepotisme, semua transparan,” tegasnya.

Mengenai jumlah Alokasi Kuota Praja IPDN, menurutnya, itu adalah kewenangan dari Pemerintah Pusat yaitu dari BKN dan Kemenpan RB.

“Apabila para peserta belum berhasil dalam seleksi ini, agar tetap bersemangat, dan jangan patah semangat, mereka adalah anak muda yang mempunyai harapan besar, dan sekarang mereka memasuki dalam dunia persaingan. Tingkatkan kemampuan, apabila tahun depan masih ingin mengikuti lagi seleksi ini,” imbaunya.

TKD Seleksi Penerimaan Capra IPDN Tahun 2017 Provinsi Babel ini sendiri diikuti oleh 335 orang peserta yang akan memperebutkan 27 kuota untuk Babel. (Lulus).

 

 

Sumber: 
HumasPro
Penulis: 
Lulus
Fotografer: 
Lulus
Editor: 
Ahmad. S
Bidang Informasi: 
Humas